Fermented Fruit Juice: Biofertilizer Pendorong Pembungaan dan Pembuahan
Fermented Fruit Juice (FFJ) terbuat dari ekstrak buah-buahan yang sudah matang, sayur jenis buah dan umbi-umbian yang dicampur menggunakan gula merah atau molase yang disimpan dalam waktu singkat. Ekstrak fermentasi ini dapat diaplikasikan kedalam tanaman untuk mendorong pembungaan dan pembuahan.
A. Karakteristik Bahan Pembuat FFJ
1. Tanaman lokal yang bebas dari hama dan penyakit atau patogen lainnya.
2. Bagian buah-buahan, sayuran buah atau umbi-umbian yang tidak layak dikonsumsi oleh manusia, karena pada dasarnya FFJ adalah produk sampingan dengan memanfaatkan sampah organik.
3. Menggunakan gula merah atau molase. Gula pasir tidak dianjurkan karena sudah melalui proses pengolahan secara kimia yang dapat mengganggu proses fermentasi bahan.
B. Tahapan Pembuatan FFJ
Alat dan Bahan
1. Buah-buahan matang manis (hindari buah masam) seperti pisang, pepaya, blewah, sawo dan sebagainya; sayuran buah seperti labu, tomat, timun dan sebagainya; dan umbi-umbian terutama ubi, singkong, ataupun wortel. Pembuatan FFJ dapat menggunakan satu jenis bahan atau dapat bervariasi. Ekstrak dari pisang, pepaya dan labu berdasarkan penelitian dan pengaplikasian terbukti efektif dapat menginduksi bunga dan pembuahan.
2. Siapkan gula mentah/gula merah/molase untuk pencampuran fermentasi.
3. Siapkan wadah dengan lubang yang besar, jaring atau kain penyaring, kertas atau kain penutup, tali dan pemberat yang berfungsi untuk merendam bahan dalam larutan gula.
Langkah-langkah pembuatan FFJ
Langkah 1
Siapkan bahan organik dan potong menjadi bagian yang lebih kecil supaya mudah mengekstrak dalam proses fermentasi.
Langkah 2
Masukkan bahan organik dan gula dengan perbandingan 1:1 kedalam wadah dan aduk hingga rata. Pastikan semua bahan tercampur dengan gula.
Langkah 3
Masukkan campuran kedalam jaring atau kain dan ikat dengan tali dan pemberat. Letakkan ke dalam wadah, tutup menggunakan kain atau kertas untuk memungkinkan udara masuk sehingga gas yang dihasilkan selama proses fermentasi dapat keluar. Tulis tanggal pembuatan dan tanggal perkiraan panen FFJ.
Langkah 4
Simpan wadah ditempat sejuk dan teduh pastikan tidak terkena sinar matahari secara langsung serta terhindar dari gangguan binatang. Ekstrak buah akan berubah warna dari kuning ke orange kecokelatan sehingga tercium aroma manis dan alkoholik setelah masa simpan tujuh (7) hari.
Langkah 5
Kumpulkan ekstrak dengan memeras kain pembungkus dan simpan dalam wadah gelap. Gunakan tutup dari kain atau kertas untuk memungkinkan gas keluar selama fermentasi yang masih tersisa. Simpan ditempat yang sejuk dan teduh. Ekstrak FFJ dapat digunakan setelah 7 hari, tetapi akan lebih efektif jika larutan disimpan lagi selama seminggu kedepan.
C. Kegunaan dan Takaran FFJ
1. Sebagai penginduksi pembungaan dan pembuahan
FFJ yang terbuat dari kombinasi pisang, pepaya, dan labu terbukti banyak digunakan oleh petani organik dikorea untuk merangsang pembuahan dan pembungaan. Takaran FFJ 2-4 sdm/galon air disemprotkan pada daun saat awal pembungaan hinga pembuahan. Penyemprotan ini digunakan untuk penyerapan fosfor dan kalium yang merupakan nutrisi untuk proses pembungaan dan pembuahan. Tetapi terdapat penelitian lain yang menghasilkan hasil terbaik pembungaan pada tanaman tomat dengan FFJ dari nanas. Terbukti pembuahan tanaman tomat yang lebih optimal dan menghasilkan area daun lebih lebar karena memiliki kandungan kalium lebih tinggi dibandingkan FFJ pisang.
2. Sebagai akselerator mikroorganisme tanah
Pengaplikasian FFJ langsung ke tanah dengan takaran 1 sdt/liter air memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang berfungsi sebagai sumber energi untuk mikroorganisme tanah sehingga dapat mempercepar aktivasinya. Meningkatnya aktivitas mikroorganisme dapat menghasilkan ketersediaan nutrisi bagi penyerapan tanaman dan penyuburan tanah.
Reference:
Agricultural Training Institute. (2011). Production Guide on Fermented Fruit Juice. Agricultural Training Institute.
Sakimin, Siti Zaharah., Rahim, N. Azwani ABD., Juraimi, A. Shukor., Alam, Md Amirul & Aslani, Farzad. (2017) Effects of Fermented Plant Juice and Fruit Juice on Growth and Yield of Tomato for Sustainable Practices. Bangladesh Journal of Botany. Vol. 46, No. 1: 405-412
.png)
Komentar